.
Semangat untuk terus belajar tidak mengenal usia. Itulah suasana yang terasa dalam Workshop Pendidikan: Digitalisasi Pembelajaran yang dilaksanakan di SMP Yamassa Surabaya pada Sabtu, 26 September 2026. Dalam kegiatan tersebut, Ust. M. Fatih Abdul Aziz, M.T., guru SMPIT Al Uswah Surabaya, kembali mendapatkan kesempatan untuk berbagi pengalaman dan mendampingi para guru dalam mengembangkan berbagai media pembelajaran digital.
Jika sebelumnya berbagi praktik baik dilakukan dalam forum yang lebih luas, kali ini kegiatan berlangsung lebih dekat dan intensif. Para guru SMP Yamassa Surabaya mendapatkan pendampingan secara langsung dan lebih personal untuk membuat berbagai variasi media pembelajaran yang cepat, menarik, kreatif, dan menyenangkan.
Dengan suasana workshop yang hangat, para guru diajak untuk tidak hanya mengenal teknologi, tetapi langsung menggunakannya. Satu demi satu media pembelajaran mulai dirancang dan dikembangkan. Ada yang pada awalnya masih ragu dengan kemampuan dirinya, ada pula yang merasa bahwa membuat media pembelajaran digital yang menarik membutuhkan keterampilan khusus.
Namun, keraguan itu perlahan terurai ketika layar-layar komputer mulai menampilkan hasil karya mereka sendiri.
Yang semula dianggap sulit ternyata dapat dilakukan. Yang awalnya terasa asing perlahan menjadi sesuatu yang menyenangkan. Bahkan, hasil karya para guru ternyata jauh melampaui bayangan sebelumnya.
Hal tersebut menjadi bukti bahwa rasa percaya diri terkadang hanya perlu didahului oleh satu kesempatan untuk mencoba.
Menariknya, kegiatan ini juga mematahkan anggapan bahwa usia menjadi penghalang bagi seseorang untuk berkreasi menggunakan teknologi. Para guru senior yang telah lama mengabdikan diri di dunia pendidikan justru mampu menghasilkan berbagai media pembelajaran yang kreatif dan menarik.
Pengalaman panjang sebagai pendidik ternyata menjadi modal yang sangat berharga. Ketika pengalaman tersebut dipadukan dengan teknologi, lahirlah media pembelajaran yang bukan hanya menarik secara tampilan, tetapi juga memiliki tujuan pedagogis yang kuat.
Layar komputer pagi itu seakan menjadi kanvas baru bagi para guru. Ide-ide yang sebelumnya hanya tersimpan dalam pikiran mulai menjelma menjadi gambar, permainan, presentasi, video, dan berbagai bentuk media pembelajaran lainnya.
Dari kegiatan tersebut lahir sebuah pesan penting: menjadi guru berarti menjadi pembelajar sepanjang hayat. Tidak ada kata terlambat untuk mengenal teknologi, mencoba sesuatu yang baru, ataupun memperbaiki cara mengajar. Sebab dunia anak-anak terus berubah, dan guru perlu terus bertumbuh agar dapat membersamai perubahan tersebut.
Namun, proses belajar para guru tentu tidak berhenti ketika workshop selesai. Media-media yang telah dibuat bukan sekadar hasil karya yang disimpan di dalam perangkat. Tahap berikutnya justru jauh lebih penting: menggunakannya dalam pembelajaran, mengujinya bersama siswa, memainkannya, mengevaluasinya, dan terus menyempurnakannya.
Dengan demikian, teknologi benar-benar menjadi bagian dari proses pendidikan, bukan hanya menjadi pajangan digital.
Bagi SMPIT Al Uswah Surabaya, kesempatan Ust. Aziz untuk berbagi di sekolah lain menjadi bagian dari semangat berbagi dan bertumbuh bersama. Praktik baik yang berkembang di satu sekolah akan semakin bermakna ketika dapat menginspirasi guru-guru di sekolah lain.
Semoga media-media yang lahir dari workshop ini nantinya menjadi warna baru dalam pembelajaran di SMP Yamassa Surabaya. Semoga para guru semakin percaya diri untuk berkreasi, dan para siswa mendapatkan pengalaman belajar yang lebih hidup, interaktif, dan menyenangkan.
Sebab teknologi hanyalah alat. Di tangan guru yang terus belajar, ia dapat berubah menjadi jembatan yang menghubungkan ilmu dengan rasa ingin tahu, kreativitas dengan pengalaman, dan pembelajaran dengan kegembiraan.
Terus belajar, terus berkarya, dan terus berbagi. Karena guru hebat bukanlah guru yang merasa sudah selesai belajar, tetapi guru yang selalu bersedia tumbuh demi anak-anak didiknya.
Berita lainnya
BLC 2026: Menumbuhkan Jiwa Kepemimpinan, Menempa Kemandirian di Alam Terbuka
Belajar dari Dunia Nyata, Siswa SMPIT Al Uswah Surabaya Jelajahi Pabrik Yakult dan Budidaya Jamur Tiram
LSEC Angkatan 17: Menempa Kemandirian, Menguatkan Kebersamaan di Alam Terbuka
Ukir Prestasi di Ajang Nasional, Muhammad Arfeen Hadi Ashta Raih Medali Emas KSNR-8
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.




