Lompat ke konten

SMPIT AL USWAH

Metode Belajar yang Efektif Bagaimana sih? Yuk Simak Penjelasannya.

Untuk menerapkan suatu model pembelajaran, Bapak dan Ibu Guru perlu memperhatikan kondisi kelas atau sekolah, ketersediaan sarana dan prasarana seperti teknologi pendukung, semangat belajar siswa, dan lain sebagainya. Berikut ini adalah beberapa faktor yang perlu Bapak dan Ibu Guru perhatikan untuk menentukan metode mengajar di kelas:

  1. Menyesuaikan metode mengajar dengan tujuan pembelajaran.
  2. Melihat materi pembelajaran yang akan disampaikan.
  3. Metode mengajar dipilih berdasarkan kemampuan guru.
  4. Memperhatikan kondisi siswa.
  5. Menyesuaikan sumber dan fasilitas pembelajaran yang tersedia.
  6. Melihat kondisi sekolah, kelas, atau tempat belajar.
  7. Ketersediaan waktu dengan metode mengajar yang dipilih.

Saat memilih suatu metode mengajar, maka Bapak dan Ibu guru juga perlu memperhatikan beberapa prinsipnya. Perlu diketahui bahwa sebenarnya tidak ada metode mengajar yang unggul, karena setiap metode mempunyai karakteristik yang berbeda-beda. Begitu juga dengan perilaku dan ketertarikan siswa terhadap suatu metode pembelajaran. Karena itu, suatu metode mengajar akan menjadi efektif jika sesuai dengan kebutuhan dan kondisi siswa.

Sebagai rekomendasi, berikut ini adalah beberapa macam metode pembelajaran yang bisa Bapak dan Ibu Guru terapkan dalam kelas.

  1. Metode Ceramah
    Ceramah adalah metode mengajar di mana Bapak dan Ibu Guru menceritakan atau menyampaikan materi secara lisan. Dalam metode ini, siswa cenderung pasif karena hanya mendengarkan penjelasan Bapak dan Ibu Guru. Beberapa ahli juga menyebut metode ini sebagai metode konvensional.
 
  1. Metode Tanya Jawab
    Dari penamaannya, tentu saja metode ini menggunakan bentuk pertanyaan dari guru yang kemudian dijawab siswa. Tapi bisa juga sebaliknya, di mana siswa memberikan pertanyaan dan guru menjawabnya untuk menjelaskan materi.
  1. Metode Diskusi
    Melalui metode diskusi, siswa harus mampu memecahkan atau menemukan solusi dari suatu permasalahan. Umumnya, metode diskusi dilakukan dengan membagi siswa ke dalam beberapa kelompok lalu guru akan memberikan suatu topik terkait materi yang harus didiskusikan siswa dalam kelompok.
  1. Metode Resitasi
    Metode pembelajaran resitasi adalah metode mengajar yang mengharuskan siswa untuk membuat resume atau ringkasan dari materi yang sudah disampaikan Bapak dan Ibu Guru.
  1. Metode Demonstrasi
    Melalui metode mengajar demonstrasi, Bapak dan Ibu Guru harus memberikan contoh secara langsung terkait materi yang disampaikan atau bisa juga memperlihatkan bagaimana proses terjadinya suatu hal. Seperti dalam materi perubahan bentuk zat, Bapak dan Ibu Guru bisa menampilkan secara langsung bagaimana es batu bisa mencair.
  1. Metode Eksperimen
    Metode mengajar ini memungkinkan siswa untuk mendapatkan kesimpulan dari suatu permasalahan. Melalui eksperimen yang dilakukan, siswa akan melakukan serangkain proses ilmiah dan uji coba sampai mendapatkan sebuah hasil atau kesimpulan yang dianalisis bersama. 
  1. Metode Karya Wisata
    Metode karya wisata atau field trip biasanya menjadi metode mengajar yang paling disukai siswa karena mereka bisa belajar sekaligus berkunjung ke suatu tempat untuk melakukan pengamatan secara langsung. Tidak perlu pergi jauh dari sekolah, Bapak dan Ibu Guru bisa mengajak siswa berkeliling daerah sekolah contohnya untuk mempelajari makhluk hidup atau lingkungan.

    Sumber: https://www.zenius.net/blog/metode-mengajar-efektif